Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto Pamer Model Blusukan Ganjar: Rakyat datang Berbondong-bondong

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 17:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Para calon presiden melakukan berbagai cara untuk mendekati hati rakyat, salah satunya dengan blusukan ke pemukiman warga.

Baik Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan maupun Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo dan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, semuanya melakukan blusukan guna mendapat simpati publik.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membandingkan blusukan yang dilakukan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.


Hasto membuktikan bahwa ada perbedaan yang cukup menonjol ketika Ganjar dan Prabowo blusukan ke rumah rakyat.

“Kalau Pak Ganjar blusukan itu kan rakyat datang berbondong-bondong, Pak Prabowo blusukan nggak ada yang datang,” kata Hasto dalam jumpa media awal tahun 2024 PDI Perjuangan, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (2/1).

Menurutnya, hasil survei yang sebenarnya adalah melihat efek langsung di tengah masyarakat bukan hasil survei yang bisa saja dibeli suaranya.

“Ini survei yang sebenarnya. Jadi survei yang sebenarnya itu adalah ketika partai datang ketika rakyat datang apakah ada antusiasme dari pergerakan rakyat,” jelasnya.

“Nah kita lihat yang survei-survei ini nanti harus mempertanggungjawabkan hasil surveinya,” imbuhnya.

PDIP, kata Hasto, memiliki survei internal sendiri yang tingkat akurasinya jauh lebih kuat dan tinggi dibandingkan lembaga survei lainnya.

Lanjut dia, yang terpenting untuk meraih hati rakyat perlu turun ke bawah, menyatu dengan rakyat. Seperti yang dilakukan oleh jagoannya, Ganjar Pranowo.

“Maka yang bisa bertutur secara masif blusukan, membagi telur, tidur di rumah rakyat itu menjadi bagian dari karakter kepemimpinan yang kami bangun, yang alhamdulillah partai-partai lain sudah mulai mengikuti hal tersebut,” ungkapnya.

“Sehingga model blusukan tinggal di rumah rakyat itu hal yang bagus. Ini survei yang paling penting jadi pemenangan Pak Ganjar adalah pergerakan rakyat,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya