Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/RMOLNetwork

Politik

Pemilu Masih Dinamis, Turun-Naik Elektabilitas Hal Biasa

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Situasi politik dalam Pemilu 2024 saat ini masih dinamis dan kompetitif, sehingga penurunan atau kenaikan elektabilitas pasangan calon merupakan hal biasa dan wajar terjadi.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menuturkan, naik turunnya elektabilitas pasangan calon presiden-wakil presiden menandakan bahwa pemilu saat ini cukup kompetitif.

"Yang paling penting dalam survei itu tren sih, kalau ada tren pertumbuhan itu bagus, kalau ada kenaikan juga bagus. Jadi tidak ada yang menurut saya naik atau turun, ini pemilunya masih kompetitif," kata Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/1).


Pangi menambahkan, makin mendekati hari pencoblosan pada 14 Februari nanti, suhu politik pasti akan lebih meningkat dibandingkan sekarang.

Oleh sebab itu, fluktuasi elektabilitas pasangan calon perlu dicermati oleh masyarakat sebagai hal yang wajar dalam negara demokrasi.

"(Politik) masih sangat dinamis, fluktuasi masih terjadi, atmosfer politik masih kuat, tensi politik makin naik, akan ada perang urat saraf, atau men-downgrade secara karakter, ada yang negative campaign, black campaign," tuturnya.

"Tetapi kita berharap pemilu tidak menghalalkan segala cara, tetapi pemilu yang betul-betul fair, yang equal, yang ikut pada aturan hukum, enggak diskriminatif," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya