Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum/Net

Politik

Terlalu Fokus Pilpres, Anas Urbaningrum Usul Pemilu 2024 Digelar Terpisah

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksanaan Pemilu tahun 2029 diharapkan bisa memisahkan pemilihan legislatif dan pemilihan eksekutif atau pilpres.

Dikatakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum, pemisahan itu berkaca dari masa kampanye menuju Pemilu Serentak 2024.

Hingga berjalan 1 bulan kampanye, kata Anas, atmosfer kampanye dipenuhi oleh tema, isu, dan pemberitaan seputar pilpres dan menenggelamkan isu seputar pileg.


"Padahal Pemilu 2024 juga menyangkut pemilihan cabang-cabang kekuasaan selain eksekutif, yaitu kekuasaan legislatif yang tidak kalah pentingnya dalam penyelenggaraan demokrasi," ujar Anas dalam keterangan tertulis, Senin (1/1).

Kondisi itu, lanjutnya, tentu akan mengganggu sistem demokrasi. Pasalnya, seakan-akan pilpres menjadi faktor determinan dan yang lain hanya kontestasi tambahan saja.

"Pileg menjadi tidak fokus, baik bagi kontestannya (partai politik) dalam menyampaikan programnya, maupun bagi masyarakat pemilih dalam menentukan mana partai yang layak dipilih," tuturnya.

Anas pun menekankan, demi sistem demokrasi dan fikus pemilih, ma sebaiknya gelaran Pemilu 2029 nanti bisa dipisahkan antara pileg dan pilpres.

"Maka dalam hemat saya, Pemilu 2029 harus dipisahkan waktunya, di mana didahului proses pileg yang menjadi dasar pengusulan calon pada Pilpres," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya