Berita

Surat suara Pilpres 2024 (dok. KPU)

Politik

Beda Elektabilitas Prabowo-Gibran di 3 Survei Terbaru, Bisa 1 Putaran?

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 09:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kokoh di puncak survei elektabilitas capres-cawapres Pilpres 2024. Tiga lembaga ini mengungkap besaran elektabilitas Prabowo-Gibran berdasarkan survei terbaru mereka.

Survei LSI Denny JA mencatat Prabowo-Gibran menempati posisi pertama dengan elektabilitas 43,3 persen. Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 ini unggul jauh dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang menempati posisi dua dengan 25,3 persen, dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di posisi ketiga dengan 22,9 persen.

"7,9 persen responden memilih tidak menjawab atau tidak tahu, dan 0,6 persen suara tidak sah. Kalau terjadi dua putaran maka pasangan yang sudah lolos ke putaran kedua adalah Prabowo-Gibran," kata Direktur LSI Denny JA Adjie Alfaraby dalam acara daring, Jumat (29/12).


Survei dilakukan LSI Denny JA pada 17-23 Desember 2023 dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Survei menggunakan multi-stage random sampling dengan margin of error 2,9 persen.

LSI Denny JA mencatat tren elektabilitas Prabowo-Gibran terus naik signifikan. Pada Januari 2023 elektabilitas Prabowo hanya sekitar 25,4 persen kemudian pada November 2023 atau sesudah mengumumkan berpasangan dengan Gibran, naik menjadi 40,3 persen.

Berikutnya pada akhir November naik menjadi 42,9 persen, dan akhir Desember naik menjadi 43,3 persen.

Elektabilitas Anies-Muhaimin menunjukkan grafik stabil hingga mampu melampaui Ganjar-Mahfud yang terus merosot. Anies-Imin pada September 2023 memperoleh 14,5 persen suara kemudian akhir November naik menjadi 24 persen, dan akhir Desember naik menjadi 25,3 persen.

Sedangkan pasangan Ganjar-Mahfud MD pada September 2023 mendapatkan perolehan 37,9 persen suara namun pada November akhir turun menjadi 24,9 persen, dan akhir Desember kembali turun menjadi 22,9 persen.

"Perjuangan Prabowo-Gibran adalah berupaya menang satu putaran. Sementara perjuangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin adalah saling menyingkirkan untuk lolos di putaran kedua," kata Adjie.

Kepastian Prabowo-Gibran lolos putaran kedua terporet juga dari hasil survei Indikator Politik Indonesia. Indikator Politik menyebut Prabowo-Gibran memperoleh suara 46,7 persen unggul dari Ganjar-Mahfud yang memperoleh suara 24,5 persen dan Anies-Muhaimin 21 persen. Tercatat 7,8 persen responden tidak memberikan jawaban atau swing voters.

"Kalau misalnya paslon 02 berhasil merebut sebagian besar dari basis pemilik swing (voters) yang sudah punya preferensi dari ketiga calon maupun pemilih undecided, kemungkinan (Pilpres 2024) bisa satu putaran," kata Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers secara daring, Selasa (26/12).

Survei digelar Indikator pada 23-24 Desember 2023 melibatkan 1.217 responden. Survei digelar dengan metode random digit dialing atau RDD (265 responden) dan double sampling atau DS (952 responden), dengan usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki ponsel. Margin of error lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Burhanuddin mengatakan swing voters juga bisa menentukan apakah Anies-Muhaimin atau Ganjar-Mahfud yang akan menemani Prabowo-Gibran seandainya Pilpres 2024 berlangsung dua putaran. Sebab selisih elektabilitas keduanya masih dalam rentang margin of error.

“Kalau harus diselesaikan ke putaran kedua maka kelompok pemilih swing ini juga akan menentukan siapa yang menemani Prabowo-Gibran. Siapa pendamping Prabowo-Gibran, kami belum bisa menebak sampai hari ini,” kata Burhanuddin.

Terakhir, elektabilitas Prabowo-Gibran menempati urutan pucak tergambar dari hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS). CSIS menyebut Prabowo-Gibran memiliki elektabilitas 43,7 persen disusul Anies-Muhaimin 26,1 persen dan Ganjar-Mahfud 19,4 persen.

"Jadi ini peta yang kami dapatkan setelah debat pertama berlangsung. ," kata Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, memaparkan hasil survei di YouTube CSIS, Rabu (27/12).

Survei dilakukan CSIS pada 13-18 Desember 2023 dengan metode multistage random sampling dan jumlah sample 1.300 orang yang tersebar di 34 Provinsi Indonesia. Margin of error survei plus minus 2,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden survei adalah penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun atau yang sudah menikah saat survei dilakukan. Survei menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Meski demikian CSIS memprediksi peta elektoral capres-cawapres masih bisa berubah.

"Ketiga calon masih ada waktu dan harapan untuk menentukan kerja politik, kedua situasi bisa saja ada perubahan tipis naik atau turun karena ada debat, dan ketiga aktivitas mobilitas kampanye paslon," katanya.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya