Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wise Beri Solusi untuk Atasi Biaya Transaksi ATM di Luar Negeri yang Tinggi

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 12:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam menyambut liburan akhir tahun, wisatawan Indonesia diingatkan untuk bijak dalam mengelola keuangan, khususnya bagi para pelancong yang akan pergi ke luar negeri.

Pasalnya, dalam berlibur ke luar negeri, terdapat biaya penarikan uang di ATM yang tinggi yang dikenakan untuk para pelancong asing.

Dalam penarikan tersebut, wisatawan akan dikenakan biaya konversi kurs mata uang dan biaya tambahan untuk setiap penarikan di luar negeri, sehingga tanpa disadari dapat membuat perjalanan wisatawan overbudget.


Terlebih lagi, di beberapa destinasi populer, biaya tersebut dapat meningkat secara signifikan daripada jumlah yang ditarik.

Contohnya, di Thailand, biaya penarikan ATM di negara itu dikenakan biaya mencapai 2,62 persen. Sebagai contoh, jika wisatawan menarik Rp5 juta di Thailand, maka mereka akan dikenakan biaya hingga Rp131 ribu.

Sementara Amerika Serikat akan mengenakan biaya tambahan sekitar 1,81 persen. Meskipun persentase itu terlihat kecil, namun jika dihitung dalam jumlah besar, biaya tersebut dapat menjadi beban yang cukup besar bagi wisatawan.

Country Manager Wise Indonesia, Elian Ciptono, memberikan tips untuk membantu wisatawan mengelola keuangan secara efisien selama liburan.

“Pertama, lakukan budgeting dan tukarkan sebagian uang sebelum berangkat. Hal itu dapat membantu menghindari biaya tinggi saat menggunakan ATM di destinasi,” jelasnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (27/12).

Selain itu, Elian juga mengimbau wisatawan Indonesia untuk memilih bank dengan penyedia layanan yang memberi informasi jelas mengenai biaya yang akan dikenakan. Menurutnya, wisatawan harus menghindari ATM yang tidak jelas dan tidak berlogo.

“Hati-hati dengan ATM tanpa logo bank resmi, biasanya ATM jenis itu sering kali mengenakan biaya lebih tinggi,” sambung Elian.

Selanjutnya, Country Manager Wise Indonesia itu juga mengimbau wisatawan untuk memanfaatkan layanan pengiriman uang terpercaya, seperti Wise untuk lebih dulu mentransfer kepada kerabat setempat.

“Jika Anda akan mengunjungi keluarga atau kerabat, Anda dapat mengirim uang kepada mereka terlebih dahulu dengan menggunakan layanan seperti Wise. Mereka dapat membantu Anda untuk menarik uang dari ATM setempat tanpa harus mengenakan biaya tinggi seperti untuk wisatawan asing,” pungkasnya.

Menurut Elian, cara tersebut efektif untuk menghindari biaya ATM yang tinggi, biaya transaksi internasional, serta nilai tukar yang kurang menguntungkan.

Wise sendiri merupakan perusahaan teknologi global yang mengembangkan cara terbaik untuk memindahkan uang di seluruh dunia dengan kurs tengah dan mengenakan biaya rata-rata hanya 0,67 persen per transaksi.

Layanan Wise telah dinikmati oleh sekitar 7,2 juta pengguna individu dan bisnis, dengan lebih dari 10 miliar pounds (Rp197 triliun) transaksi lintas negara setiap bulan, dan membantu pelanggan untuk menghemat lebih dari 1,5 miliar pounds (Rp29 triliun) per tahun.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya