Berita

Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Gibran Tampil Memukau di Debat, Tapi SGIE jadi Blunder

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dinilai sejumlah pihak tampil memukau saat debat KPU yang digelar Jumat malam (22/12).

Menurut analis politik Hendri Satrio alias Hensat, penilaian tersebut sah-sah saja karena Gibran yang selama ini dianggap tidak pandai berbicara tapi berhasil menunjukkan kemampuannya.

"Memang memukau ternyata dia bisa ngomong. Tetapi ada beberapa hal yang secara kesopanan dia langgar. Seperti saat menyuruh Pak Mahfud googling jawaban," kata Hensat saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Senin (25/12).


Apalagi saat Gibran bertanya kepada cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar soal SGIE. Hensat memandang lewat pertanyaan tersebut Gibran seolah di atas angin.

"Kalau dia bangga dengan pertanyaan itu karena merasa berhasil membuat Cak Imin terlihat bodoh, dia salah. Justru kebalikannya SGIE itu blundernya Gibran," jelas Hensat.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menjelaskan Gibran salah spelling sehingga pertanyaannya sulit dipahami. Bahkan, pertanyaan Gibran dianggap Hensat merendahkan kelas debat cawapres.

"Jadi saat ditanya SGIE Cak Imin tidak tahu itu sudah benar. Jujur sekali. Itu cerminan rakyat Indonesia yang seolah bertanya ke Gibran apaan sih? Debat cawapres kok direndahkan ke kelas singkatan dan spelling salah lagi," tandas Hensat.

Istilah SGIE belakangan tengah populer usai ditanyakan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka kepada cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar dalam debat yang digelar KPU di Jakarta Convention Center (JCC).

Namun saat debat, Cak Imin mengaku belum pernah mendengar istilah tersebut. Gibran pun menjelaskan kalau SGIE itu merupakan kepanjangan dari State of the Global Islamic Economy.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya