Berita

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim/Ist

Politik

Penampilan Gibran Mengejutkan, Pengamat: Kenaikan Elektabilitas Bisa Capai 4 Persen

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 18:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penampilan Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, pada Debat Cawapres, Jumat (22/12), dinilai mengejutkan publik, dan dapat meningkatkan elektabilitas hingga 4 persen.

Pernyataan itu disampaikan pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, di Jakarta, Minggu (24/12).

"Gibran terlihat rileks dan tenang, baik saat menjawab pertanyaan dari lawan debat maupun saat mengajukan pertanyaan," katanya, kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Wildan meyakini, Gibran belajar banyak dari penampilan pasangannya, Prabowo Subianto, pada debat sebelumnya.

"Debat Capres dan Cawapres tetap diperlukan, sebagai bagian dari proses elektoral. Efek debat terhadap kenaikan elektabilitas diperkirakan di angka 3 sampai 4 persen. Artinya, kalau elektabilitas Prabowo-Gibran saat ini 34 persen, elektabilitasnya naik jadi 37 atau 38 persen," urainya.

Meski begitu, sambung dia, elektabilitas masih dinamis, bisa semakin naik, bisa juga sebaliknya. Mengingat masih ada debat lanjutan.

"Penampilan Gibran kemarin bisa menjadi catatan perbaikan bagi penampilan Prabowo pada debat lanjutan. Artinya, Prabowo harus bisa sebagus Gibran dari sisi penampilan," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya