Berita

Acara Halaqah Kiai kampung di Kabupaten Demak, yang dihadiri calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Cak Imin Target Menang 51 Persen Suara di Demak

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 20:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kampanye digiatkan lagi oleh calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar pasca gelaran debat kemarin. Hari ini, dia menyambangi wilayah Demak, Jawa Tengah untuk bertemu konstituen.

Sosok yang karib disapa Cak Imin itu menghadiri Halaqah Kiai kampung di Kabupaten Demak, yang dihadiri ribuan kiai dan ulama yang berada di sekitar wilayah Jawa Tengah tersebut, pada Sabtu siang (23/12).

"Saya mengajak untuk bersama sama membulatkan tekad, tetap istiqomah, mendukung secara ikhlas pasangan AMIN pada Pilpres 2024," harap Cak Imin.


Ketua Umum PKB itu memandang, dukungan dan doa dari para ulama, pimpinan pondok pesantren, serta para kiai di Demak kekuatan modal yang cukup besar dalam perjuangannya.

"Saya bahagia sekali karena bisa bertemu kembali dengan para ulama, kiai, para tokoh NU, Muhammadiyah, dan para pengurus pondok pesantren untuk kesekian kalinya di Kabupaten Demak," katanya.

"Karena, istiqomahnya beliau-beliau ini menjadi kekuatan besar untuk saya dan Mas Anies berjuang untuk memperjuangkan perubahan di Indonesia," lanjut Cak Imin.

Di hadapan ribuan kiai di momentum itu, Wakil Ketua DPR RI itu juga menyampaikan bahwa Kabupaten Demak akan dapat menjadi kekuatan basis yang harus tetap terjaga di setiap pemilu.

Pasalnya, dia menganggap wilayah Demak dan beberapa wilayah lain di Jawa Tengah merupakan basis suara PDI Perjuangan.

"Demak ini saya harap dapat menjadi basis kekuatan dalam setiap pemilu. Untuk target 51 persen suara menang," demikian Cak Imin menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya