Berita

Jurubicara PKS, Muhammad Iqbal/RMOL

Politik

Tanggapi Hasil Survei, PKS: Kami Optimis Bisa Raih Tiga Besar

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 05:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Survei terbaru LSI Denny JA bertema "Akhir Dominasi PDIP di 2024?" yang dilakukan pada 20 November sampai 3 Desember 2023 menempatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada urutan kelima perolehan elektabilitas partai politik.

Menanggapi itu, Jurubicara PKS Muhammad Iqbal menyampaikan optimismenya dalam menghadapi Pemilu 2024.

“PKS menjadikan survei sebagai indikator dan alat ukur. Dalam setiap pemilu, PKS selalu meraih suara 2 kali lipat dari hasil survei karena militansi kader dan caleg di berbagai daerah yang membuat suara PKS meningkat,” ujar Iqbal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (20/12).


Hasil survei LSI Denny JA yang memprediksi perolehan suara PKS 7,3 persen, Iqbal yakin pada hari-H menjadi 2 kali lipat.

“Maka bisa diperkirakan suara PKS 2024 adalah 14-15 persen. Itu sesuai target PKS secara nasional,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meyakini PKS mampu tembus peringkat tiga besar. Dalam survei LSI Denny JA, PKS berada di urutan kelima di bawah Gerindra, PDIP, Golkar dan PKB.

“Dengan konsistensi PKS sebagai oposisi di luar pemerintahan, maka PKS optimis bisa meraih 3 besar pada Pemilu 2024,” tegasnya lagi.

Masih kata Iqbal, keyakinan partainya itu bertumpu pada militansi kader baik di tingkat grassroot maupun tataran elite. Selain itu, dukungan terhadap pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) juga turut menjadi faktor terdongkraknya suara PKS.

“Ada banyak faktor, salah satunya iya (faktor Amin), tapi selain itu konsistensi PKS menjadi salah satu poin penting,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya