Berita

Kepala Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk/Net

Dunia

Ketua HAM PBB: Dunia Sudah Lelah dengan Perang Ukraina

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 16:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik militer Rusia dan Ukraina terus berlanjut bahkan akan memasuki tahun ketiga pada 24 Februari 2024 mendatang.

Dunia bahkan sudah lelah dengan durasi perang yang begitu panjang dan pelanggaran yang dilakukan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk selama rapat di Jenewa pada Selasa (19/12).


Dikatakan Turk, pihaknya telah mengumpulkan bukti pelanggaran berat terhadap HAM, kemanusiaan internasional hingga kejahatan perang yang dilakukan oleh oleh kedua pihak berkonflik.

Tetapi menurut penuturan Turk, pelanggaran lebih banyak dilakukan Rusia sebagai negara penyerang. Tercatat 142 kasus eksekusi massal dilakukan pasukan Rusia terhadap warga sipil di wilayah pendudukan sejak Februari 2022.

"Situasi di Ukraina tampaknya semakin menambah penderitaan yang terus-menerus, dan perhatian dunia tampaknya lesu oleh berbagai krisis yang kita hadapi," kata Turk, seperti dimuat Al Arabiya.

Turk menambahkan, pihaknya juga telah mendokumentasikan penyiksaan dan perlakuan buruk yang meluas terhadap tahanan, termasuk kekerasan seksual, serta sejumlah besar penghilangan paksa.

Dia juga menuduh Rusia sengaja tidak mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi warga sipil atau infrastruktur sipil dari dampak serangan mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya