Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo/Ist

Politik

Bamsoet Minta Presiden Terpilih Lanjutkan Program Bansos Jokowi

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 09:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengajak agar siapapun yang terpilih menjadi Presiden-Wakil Presiden RI periode 2024-2029, tetap melanjutkan sekaligus meningkatkan berbagai program bantuan sosial yang telah dimulai pada periode pemerintahan Presiden Joko Widodo. Baik itu program Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga Program Keluarga Harapan (PKH), dan berbagai program bantuan sosial lainnya.

Diketahui, selama pemerintahan Presiden Joko Widodo, berbagai program bantuan sosial telah diberikan kepada sekitar 20,65 juta keluarga penerima manfaat, 14,6 juta pekerja dengan gaji dibawah Rp 3,5 juta, 946.863 anak yatim piatu, 334.011 warga lansia tunggal, 98.934 penyandang disabilitas, serta penerima manfaat dari berbagai kalangan lainnya.

"Total anggarannya mencapai Rp 470 triliun untuk sekitar tujuh program bantuan sosial," ujar Bamsoet di Kabupaten Kebumen, Senin (18/12).


Bamsoet menjelaskan, keberadaan berbagai program bantuan sosial sangat penting untuk dilanjutkan dan ditingkatkan guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan. Terlebih menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2023 masih cukup tinggi mencapai 25,90 juta jiwa. Angka tersebut sudah menurun 0,46 juta jiwa dari September 2022 dan menurun 0,26 juta jiwa dari Maret 2022.

"Bantuan sosial juga bisa dijadikan wujud konkret langkah pemerintah dalam mengamalkan sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sekaligus menjalankan amanah pembukaan UUD NRI Tahun 1945 alinea keempat, bahwa negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia," jelas Bamsoet.

Bamsoet menerangkan, selain memberikan apresiasi karena telah memberikan banyak manfaat, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam meningkatkan kualitas bantuan sosial. Khususnya dalam hal penambahan dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial. Maupun dalam hal sistem penyaluran, dari mulai ketepatan waktu, jumlah, serta ketepatan sasaran penerima bantuan.

"Peran masyarakat sangat penting agar bantuan sosial yang disalurkan pemerintah bisa tepat sasaran dan tepat guna. Karenanya dalam pemutahiran data penerima bantuan sosial, pemerintah harus melibatkan kepala desa/lurah sebagai ujung tombak pemerintahan dan pembangunan. Sehingga jika di lapangan ditemukan ada yang tidak sesuai, masyarakat bisa langsung melaporkannya kepada kepala desa/lurah ataupun Dinas Sosial Sosial setempat," pungkas Bamsoet.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya