Berita

Muhammad Zinedine Alam Ganjar, saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha lokal Bali, di Bebek Tepi Sawah, Tuban, Bali, Minggu (17/12)/Ist

Politik

Alam Ganjar Tekankan Pentingnya Pemerataan Pembangunan di Selatan dan Utara Bali

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 10:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerataan pembangunan menjadi satu hal penting untuk lebih dioptimalkan di Pulau Bali. Pemerataan itu, agar tidak terjadi ketimpangan dan mendorong perekonomian di seluruh wilayah Bali semakin berkembang.

Begitu dikatakan putra calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha lokal Bali, di Bebek Tepi Sawah, Tuban, Bali, Minggu (17/12).

"Selama ini hanya Bali Selatan yang pembangunannya massif, ini yang jadi perhatian segenap pihak bagaimana pemerataan pembangunan itu bisa di optimalkan di seluruh wilayah Bali agar pertumbuhan sosial dan ekonominya pun semakin baik," kata Alam dalam keterangan tertulis, Senin (18/12).


Menurut dia, dengan ketimpangan pemerataan tersebut, hal tersebut akan menimbulkan tantangan kemiskinan terhadap masyarakat, karena selama ini pembangunan penunjang sektor pariwisata berada di Bali bagian selatan.

Hanya saja, Alam tidak sepakat dengan rencana bandara di kawasan Bali bagian utara, sebagai solusi pemerataan pembangunan. Menurutnya, hal tersebut hanya akan memindahkan pusat keramaian tetapi tidak meningkatkan wisatawan datang untuk ke Bali.

"Ada wacana untuk membuat bandara di wilayah Bali utara, namun saya lihat perencanaannya tidak terplanning dan hanya dijadikan komoditas politik, maka, saya lihat tidak tercapai sisi objektivitasnya," tuturnya.

Pada sisi lain,  Alam sepakat untuk tetap mengedepankan identitas budaya Bali yang selama ini sudah populer dan dikenal oleh publik dalam menyusun setiap strategi pembangunan yang merata. Terutama, optimalisasi promosi wisata budaya di utara Bali.

"Strategi promosinya tetap harus mengedepankan budaya karena selama ini Bali tak terpisahkan dengan budaya selain alamnya," demikian Alam.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya