Berita

Dalai Lama/Net

Dunia

Dalai Lama: Orang Tibet Punya Kebebasan di India, tapi Tidak di Negara Sendiri

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Orang Tibet justru mendapatkan kebebasan di India. Hal yang tidak dapat mereka miliki di negara sendiri.

Begitu yang dikatakan oleh pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama ke-14 pada Kamis (14/12).

"Kami. orang Tibet. menjadi pengungsi. Di negara kita sendiri, kontrolnya sangat besar. Namun di sini, di India, kami mempunyai kebebasan,” kata Dalai Lama di Biara Sed-Gyued Siliguri, seperti dikutip ANI News.


Bahkan, lanjut Dalai Lama, orang Tibet bisa melestarikan tradisi mereka yang berusia ribuan tahun karena kebudayaan dengan India sangat erat.

“Kita punya banyak cara untuk menjaga ketenangan pikiran saat sedang marah atau cemburu, kita sengaja berusaha meredamnya. Saya menganggapnya sebagai budaya Buddha Tibet, namun bisa jadi relevan bagi setiap umat manusia,” tambah Dalai Lama.

Dalai Lama kerap melakukan tur ke berbagai kota untuk menyampaikan ajaran, khususnya mendorong tujuan utama seorang Buddha untuk mencapai pemikiran yang membantu membawa kedamaian.

Tibet saat ini menjadi daerah otonomi China. Sejak lama Beijing menuduh Dalai Lama, yang saat ini tinggal di pengasingan di India, mendukung terorisme dan mencoba memisahkan Tibet dari China.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya