Berita

Debat perdana Calon Presiden 2024 yang digelar KPU RI, Selasa (12/12)/Repro

Politik

Milenial Bersatu: Bahasa Prabowo Paling Mudah Dicerna Anak Muda

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 15:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gaya bahasa Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto saat debat perdana di KPU RI Selasa malam (12/12) dinilai mudah dipahami dan dicerna kalangan milenial.

"Gaya bahasa Pak Prabowo paling mudah dicerna dan dipahami anak muda. Menggunakan bahasa masyarakat awam, tidak banyak istilah-istilah asing, retorika, dan permainan kata-kata. To the point ke inti masalah," kata Ketua Aliansi Mahasiswa dan Milenial Bersatu, Nurkhasanah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/12).

Selain gaya bahasa, sikap negarawan Prabowo cukup menonjol pada saat debat capres. Di antaranya menghormati pencapaian presiden-presiden sebelumnya dan ajakan untuk menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.


"Beliau mengakui kontribusi dan hasil kerja para presiden sebelumnya. Selain itu, beliau juga selalu mengajak agar rukun dan bersatu untuk menuju Indonesia maju," sambungnya.

Sementara jika melihat capres lain, Nurhasanah memandang mereka terjebak pada permainan kata dan retorika. Kondisi ini membuat milenial dan anak muda bingung.

"Secara umum debat capres berjalan seru dan menarik. Namun kita bisa melihat perbedaan titik tekan setiap kandidat. Standing point Pak Prabowo terletak pada penyampaian strategi yang relate dengan kehidupan milenial," tandasnya.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya