Berita

Formatur Terpilih Korps HMI-Wati (Kohati) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2023-2025 Sri Meisista/Net

Politik

Resmi Pimpin Kohati PB HMI, Sri Meisista: Ini Kemenangan Bersama

SELASA, 05 DESEMBER 2023 | 14:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Musyawarah Nasional (Munas) Korps HMI-Wati (Kohati) XXV di Hotel Grand Kartika, Pontianak, telah selesai dilaksanakan. Dalam Munas tersebut, Sri Meisista didaulat sebagai Formatur Terpilih Kohati Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2023-2025 pada Minggu (3/12).

Sri Meisista menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya meraih jabatan Ketua Umum Kohati. Ia khususnya menyebutkan apresiasi kepada kader Kohati, mentor, dan semua pihak yang secara tulus dan ikhlas mendukungnya sejak awal proses pencalonan.

“Juga para senior hingga mentor yang senantiasa membantu untuk memenangkan kontestasi ini,” kata Meisista dikutip Selasa (5/12).


Dengan ditetapkannya Meisista sebagai Ketua Umum Kohati PB HMI 2023-2025, diharapkan organisasi ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan serta pergerakan mahasiswa di seluruh Indonesia.

"Saya berjanji untuk bekerja keras dan bersinergi dengan seluruh anggota Kohati demi mewujudkan visi dan misi organisasi," kata Meisista.

Meisista juga mengaku optimis bahwa Kohati akan menjadi panutan bagi organisasi perempuan dengan profesionalisme dan nilai yang lebih tinggi.

“Ini kemenangan bersama untuk Kohati yang lebih bernilai,” kata Meisista.

Meisista menambahkan, ada tiga program strategis untuk masa baktinya, termasuk pemantauan program perkaderan berkala, pembangunan ruang kolektif untuk mengatasi isu strategis, dan digitalisasi distribusi informasi dan pengetahuan secara partisipatif.

Diketahui, Sri Meisista berhasil mengungguli sepuluh kontestan lainnya. Iik Nurul Fatimah menempati posisi kedua dengan 38 suara, sementara peringkat ketiga dibagi oleh Dri Fia Yulanda dan Reza Purnama, masing-masing meraih 32 suara.

Selain itu, Fifty Ayu Lestari, Riska, dan Nirwana menempati posisi berikutnya dengan masing-masing mendapatkan 26, 13, dan 10 suara. Masnia Achmad memperoleh 9 suara, Dini Yuliana Solin dengan 5 suara, sedangkan Wahyu 3 suara dan Khoirotun Niswah mendapatkan 0 suara.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya