Berita

Acara Sinema Keliling di Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Jayapura, mendapat respons positif warga Papua/Istimewa

Nusantara

Kemenparekraf Dorong Sineas Papua Berkolaborasi, Berjejaring, Bersaing, dan Ukir Prestasi Lebih Tinggi

SELASA, 05 DESEMBER 2023 | 02:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Roadshow Festival Film Bulanan, Sinema Keliling telah digelar di Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua. Acara yang berlangsung pada 24-26 November 2023 itu merupakan upaya untuk menghidupkan ekosistem perfilman di daerah yang terus dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui program Festival Film Bulanan.

Acara yang digelar selama 3 hari ini turut dimeriahkan oleh pertunjukan kesenian, live band, dan stand up comedy. Tersedia pula berbagai produk ekonomi kreatif dan aneka kuliner khas Papua yang bisa dinikmati pengunjung sembari menonton.

Adapun film-film yang diputar berasal dari deretan Film Terpilih Festival Film Bulanan 2022-2023. Di antaranya adalah film "Facticity", "Balalek", "Krenteg", "Pabaruak", "Titip Sendal", "Waiting for Your Phone Call", dan "Pesan Pungkasan".


Acara kali ini dibuka oleh Tetra Tianiafi selaku Koordinator Penerbitan dan Periklanan Direktorat Musik, Film dan Animasi Kemenparekraf. Tetra mengatakan, Kemenparekraf mendorong para sineas, khususnya yang ada di Papua agar memproduksi film secara berkelanjutan.

“Kegiatan Festival Film Bulanan ini seperti terapi pada titik akupuntur yang tepat sehingga dapat memberikan efek berantai yang positif, menyehatkan, dan memperkuat ekosistem perfilman di daerah yang mandiri dan sejahtera," kata Tetra Tianiafi, melalui keterangannya, Senin (4/12).

"Selanjutnya, saya berharap kegiatan ini dapat menebalkan rasa percaya diri sineas daerah untuk memproduksi film secara berkelanjutan, berkolaborasi, berjejaring, bersaing, dan mengukir prestasi pada level yang lebih tinggi,” sambungnya.

Harapan Tetra ternyata seirama dengan para peserta yang hadir di acara Sinema Keliling kali ini. Lorenzo, yang berasal dari Kabupaten Barok Raya mengaku senang dan berharap Sinema Keliling ini terus ada agar para sineas muda Papua bisa memperlihatkan karyanya.

“Saya sangat senang dan berharap sekali dengan adanya Sinema Keliling ini bisa mengangkat minat bakat para sineas muda Papua. Harapan saya ke depannya, Sinema Keliling ini bisa terus diadakan agar para sineas mempunyai wadah untuk memperlihatkan hasil karya dari minat bakatnya,” harap Lorenzo.

Tanggapan positif lainnya juga datang dari Kintani Rumansara yang berasal dari Makramo. Ia berharap Sinema Keliling ke depannya bisa berdampak lebih luas lagi, sehingga makin banyak orang Papua yang ikut serta.

“Saya sangat tertarik dengan Sinema Keliling dan mengapresiasi acara ini karena dengan adanya pagelaran begini, kami bisa mengembangkan karya yang di dalamnya terdapat bahasa kami, yang mana karya kami jarang dipertontonkan di event-event besar. Terima kasih banyak untuk panitia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," tuturnya.

"Harapan saya ke depannya, event ini bisa tetap terselenggara dan bisa mengajak orang-orang yang terlibat lebih luas lagi hingga seluruh Papua, baik yang ada di pegunungan hingga pantai,” ucap Kintani.

Acara Sinema Keliling di Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Jayapura, ini dihadiri oleh berbagai kalangan. Mulai dari komunitas film, civitas akademika, pemerintah daerah, organisasi pemerintahan desa, maupun masyarakat umum.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya