Berita

Menko Polhukam, Mahfud MD/RMOL

Politik

Jokowi Perintahkan Urus Pengungsi Rohingya, Mahfud MD: Besok Rakor dengan Pemda

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mengagendakan rapat koordinasi dengan daerah, terkait pengungsi Rohingya di Indonesia, Selasa (5/12).

Hal itu diungkapkan Menko Polhukam, Mahfud MD, merespons perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dirinya menangani pengungsi Rohingya di Tanah Air.

"Ini saya lagi undang rapat koordinasi besok. Negara lain sudah menutup (pintu untuk tambahan pengungsi Rohingya)," kata Mahfud kepada wartawan, di kawasan Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/12).


Menurutnya, jumlah pengungsi Rohingya terus bertambah. Berdasar data yang diperoleh, sudah ada 1.487 pengungsi Rohingya di Indonesia.

"Diperkirakan masih tambah lagi di beberapa tempat. Jadi saya koordinasi besok," ungkapnya.

Menurut Mahfud, rapat koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan, untuk mencari solusi menangani masifnya pengungsi Rohingya.

Cawapres Nomor Urut 3 itu menyatakan, pihaknya tetap menggunakan pendekatan kemanusiaan dalam menangani pengungsi.

Meskipun sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Aceh dan Riau, mengaku sudah tidak memiliki tempat untuk menampung mereka.

"Sebenarnya kita tidak ikut menandatangani konvensi PBB tentang pengungsi. Jadi kita bisa menolak mentah-mentah, tapi kita kan punya perikemanusiaan," tuturnya.

"Orang mati di tengah laut, mau ke sana ditolak, mau ke sini ditolak, ya kita tampung," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya