Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Samuel Silaen: Jokowi Nabrak Sana-sini karena Tak Berdaya Menolak Pembisik

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 22:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Cawe-cawe Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2024 terjadi karena intervensi para pembisik di lingkaran Kepala Negara.

Para pembisik ini, disinyalir sengaja menjerumuskan Presiden Joko Widodo untuk ikut terlibat cawe-cawe di akhir masa jabatannya.

"Para pembisik ini yang menjerumuskan Jokowi dan keluarganya. Kalau saja Jokowi tidak tersandera, maka seharusnya (intervensi) pembisik ini bisa ditepis," kata pengamat politik Samuel F Silaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/11).


Pada dasarnya, kata Silaen, Presiden Jokowi sadar cawe-cawe politiknya merupakan langkah yang keliru.

Namun sayang, mantan Gubernur DKI Jakarta ini seakan tidak bisa berbuat banyak dengan intervensi orang-orang di sekelilingnya. Para pembisik inilah yang kini dianggap memiliki watak seperti era orde baru.

"Presiden menyadari langkahnya salah, tapi karena sudah terlanjur terbius oleh bisikan barisan penjilat di sekelilingnya, maka nabrak sini nabrak sana pun tidak terhindar lagi," tandas Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya