Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Berubah Sikap pada Jokowi, PDIP dan Ganjar-Mahfud MD Bakal Kehilangan Simpati Publik

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 10:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik diyakini akan semakin tidak simpati kepada PDI Perjuangan dan capres-cawapresnya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD karena berubah 360 derajat terhadap Presiden Joko Widodo.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sudah memperhitungkan bahwa Ganjar-Mahfud akan selesai di Pilpres 2024.

"Terlebih lagi gaya yang ditunjukkan Ganjar-Mahfud berubah 360 derajat dari sebelumnya menyanjung-nyanjung Jokowi menjadi selalu melakukan penyerangan kepada pemerintahan Jokowi," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/11).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, publik semakin memberikan penilaian kepada calon PDIP tidak konsisten, di mana Jokowi adalah kader PDIP, namun justru diserang oleh sesama kadernya.

"Ini salah satu bentuk kegagalan PDIP dalam mengelola dan membina kadernya. Publik semakin tidak percaya lagi kepada PDIP karena di internalnya sendiri semrawut dan kacau," terang Saiful.

Akibatnya, masih kata Saiful, publik semakin tidak simpati kepada PDIP. Seharusnya jika PDIP memiliki wibawa di hadapan kader, maka dapat membina kadernya dengan baik.

"Sehingga tidak perlu terjadi pembangkangan bahkan saling serang di antara kader," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya