Berita

Kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Wilayah Mataraman, Jawa Timur, memilih mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024/Ist

Politik

Keberlanjutan Program Jokowi, Kader dan Simpatisan PDIP Mataraman Dukung Prabowo-Gibran

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 20:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak sepenuhnya mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sejumlah kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Wilayah Mataraman, Jawa Timur, memilih mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Wilayah Mataraman, mencangkup Kabupaten Ngawi, Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Magetan, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Bojonegoro.

Koordinator Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Wardi Suprianto, mengatakan, dukungan pada Prabowo-Gibran, karena pasangan itu diyakini mampu melanjutkan program Presiden Joko Widodo.


"Dukungan penuh kita berikan ke Prabowo-Gibran karena keduanya layak meneruskan kepemimpinan merakyat Pak Joko Widodo," kata Wardi Suprianto di Kediri, Jawa Timur, Selasa (28/11).

Dikatakan Wardi, program Prabowo-Gibran memiliki gagasan yang selaras dengan yang pernah dijalankan Presiden Jokowi.

Yakni, katanya, melanjutkan penyaluran bantuan sosial, pengoptimalkan kartu sakti dan pemberdayaan masyarakat melalui kemudahan akses untuk para pelaku usaha kecil.

"Maka dari itu, kami yakin Prabowo-Gibran bisa menciptakan keberlanjutan program Jokowi tersebut," tuturnya.

Karena itu, masih kata Wardi, dengan adanya keberlanjutan program dan kebijakan Jokowi, para simpatisan PDI Perjuangan Mataraman menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo-Gibran.

"Karena itu sudah tidak ada keraguan lagi bagi kita para kader dan simpatisan PDI Perjuangan Mataraman untuk mendorong kemenangan total bagi Prabowo-Gibran," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya