Berita

Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu/RMOLJabar

Politik

Bidik 70 Persen Suara, Ini Strategi PKS Jabar Maksimalkan Kampanye Amin

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 15:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masa kampanye pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2023 resmi dimulai hari ini, Selasa (28/11). Meski hanya 75 hari, Partai Keadilan Sejahtera (PKS Jabar) akan berupaya maksimal mengkampanyekan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin).

Caranya, Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu, mengajak relawan dan partai koalisi pendukung Amin untuk bergerak bersama-sama. Sehingga, masa kampanye yang terbilang pendek bisa maksimal dalam mendongkrak suara pasangan Amin di Jawa Barat.

Menurut Haru, gerak bersama antara partai politik (parpol) dengan para relawan sangat diperlukan di masa kampanye Pilpres 2024. Pasalnya, pasangan Amin tidak memungkinkan menjangkau seluruh daerah di Indonesia.


"Capres-cawapres tidak mungkin hadir di setiap wilayah. Saya mengajak tim kampanye daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, para calon anggota dewan pusat, provinsi, kabupaten/kota mengkampanyekan Pak Anies dan Cak Imin," ucap Haru di Bandung, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (28/11).

Dikatakan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jabar tersebut, pihaknya mendapatkan target untuk meraup 70 persen suara. Namun, Haru meyakini Jawa Barat mampu menyumbangkan 80 persen suara untuk Amin.

"Dari Pak Anies 70 persen, tapi kami TKD Jabar (menargetkan) 80 persen. Saya kira tim kampanye Anies dan Cak Imin optimistis. InsyaAllah pasangan Amin yang akan menang di Jawa Barat," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya