Berita

Capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), di Grand Sahid Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (27/11)/RMOL

Politik

Ganjar Berharap Pemilu Damai Jadi Komitmen Penyelenggara dan Peserta

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo berharap penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 berlangsung damai dan menjadi komitmen semua pihak.

Hal tersebut disampaikan Ganjar dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), di Grand Sahid Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

Komitmen pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 secara damai dituangkan dalam piagam deklarasi yang ditandatangani 18 pimpinan partai politik (parpol) dan 3 pasangan capres-cawapres.


"Kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih atas komitmen yang dibangun. Tugas kita hari ini adalah melaksanakan komitmen dan kata-kata yang sudah kita tandatangani," ujar Ganjar.

Ganjar meminta piagam deklarasi yang dibacakan bukan sekadar pernyataan semata, tapi juga mesti dijalankan ketika pemilu dilaksanakan.

"Apa yang tadi kita torehkan dalam tanda tangan komitmen adalah sebuah ungkapan dan keseriusan dari pikiran, hati, dan tindakan kita," kata mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

Lebih lanjut, capres yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Partai Hanura ini mengaku optimis Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), serta aparatur pemerintah, dapat menjalankan tugas secara profesional.

"Kami sangat percaya seluruh penyelenggara pemilu dan aparatur akan melaksanakan ini dengan sungguh-sungguh," demikian Ganjar ditemani cawapres Mahfud MD.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya