Berita

Wakil Ketua DPW PKB Jabar, Oleh Soleh/RMOLJabar

Nusantara

Di Wilayah Ini Banyak Pendukung Prabowo-Gibran Ganti Haluan ke Anies-Muhaimin

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 14:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Fenomena beralihnya pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 ke Anies Baswedan menjelang Pilpres 2024 terasa di Jawa Barat. Khususnya di wilayah Priangan Timur.

Banyak dari pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran Rakabuming, yang kini berbalik ke pasangan nomor urut 1, Anies-Muhaimin Iskandar (Amin). Hal ini diakui oleh Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jabar, Oleh Soleh.

"Kalau saya perhatikan terjadi migrasi besar-besaran. Hari ini kalau ditanya grassroot di wilayah Priangan Timur, dari mulai kiai hingga petani kalau ditanya secara langsung pilih mana dari 10 yang ditanya, yang 9 pilih Amin," kata Oleh, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (23/11).


Menurut Wakil Ketua DPRD Jabar ini, kondisi tersebut memang kini tengah terjadi di Jabar, tepatnya di Priangan Timur. Hanya saja, situasi ini belum mutlak alias masih bisa berubah seiring masa kampanye yang tinggal hitungan hari.

"Kecuali kalau diintimidasi ada money politic, mungkin ini bisa berubah," ujarnya.

Dikatakan Oleh, banyaknya masyarakat yang mendukung Amin lantaran mereka sudah bisa menilai. Masyarakat sudah mengetahui sosok mana yang layak melanjutkan kepemimpinan Indonesia ke depan.

"Misalkan pemilih Prabowo pindah ke Anies, simpatisan PDIP Ganjar pindah ke Anies, rasa-rasanya pergeseran-pergeseran ini sebuah hal yang biasa terjadi di setiap event politik, baik nasional maupun pilkada," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya