Berita

Platform layanan transportasi online di Indonesia, Grab/Net

Nusantara

Diduga Pro-Israel, FAKTA Tuntut Pemerintah Blokir Aplikasi Grab

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 18:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Elemen mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam organisasi Front Aktivis Tanah Air (FAKTA) menggelar aksi protes ke sejumlah kantor Grab Indonesia, termasuk di South Quarter, Jakarta Selatan.

Aksi ini buntut unggahan istri CEO Grab Anthony Than, Chloe Tong di media sosial yang diduga pro terhadap Israel. Dalam unggahan di media sosial, Chloe Tong mengunggah foto liburan di Israel, di saat jalur Gaza diserang secara brutal.

“Kami akan datang ke kantor Grab untuk menyampaikan keberatan dan menuntut pertanggung jawaban istri CEO Grab. Bagaimana mungkin kita diam terhadap oknum-oknum yang diduga mendukung Israel, padahal Israel adalah penjajah," kata Ketua Umum FAKTA, Roni Rumuar, Jumat (17/11).


Aksi serupa sebelumnya sudah dilakukan FAKTA di Kantor Grab Indonesia di Plaza Maspion, Jakarta Utara pada Jumat lalu (10/11). Namun hingga kini, belum ada pernyataan klarifikasi maupun permintaan maaf dari Grab Indonesia.

Roni menegaskan, pihaknya akan terus menggelar aksi dan berupaya mengonsolidasikan mahasiswa pemuda serta masyarakat secara massif untuk menyuarakan persoalan ini.

Selain itu, FAKTA menuntut agar Presiden Joko Widodo mengambil tindakan tegas dengan memerintahkan menteri terkait memblokir aplikasi Grab di Indonesia.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia meng-uninstall dan memboikot Grab sebagai bentuk dukungan dan solidaritas terhadap Palestina," tandasnya.

Tak hanya FAKTA, sejumlah elemen masyarakat juga menggelar aksi demo di beberapa kota, mulai dari Bandung, Yogyakarta hingga Makassar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya