Berita

Romerquelle Emotion Blueberry Delima produksi perusahaan Coca-cola Kroasia/Net

Dunia

Hasil Investigasi Temukan Bahan Pembersih dalam Minuman Kemasan Coca-Cola di Kroasia

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 11:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Kroasia terus mencari penyebab beberapa warganya yang menjadi sakit setelah meminum minuman bersoda dalam kemasan

Hasil penyelidikan terbaru menunjukkan adanya jejak bahan pembersih dalam minuman bersoda yang disajikan kepada seorang pria di Kroasia yang kemudian dirawat di rumah sakit karena cedera tenggorokan.

Analisis terhadap botol dan gelas yang disajikan kepada pria tersebut di sebuah kafe akhir pekan lalu di pelabuhan utara Rijeka menunjukkan bahwa isi keduanya mengandung zat yang sangat basa.


"Namun, masih belum jelas bagaimana minuman tersebut bisa sampai di sana, dan minuman serupa lainnya yang diuji bebas masalah," kata polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (10/11).

Insiden tersebut memicu kekhawatiran di seluruh Kroasia, dengan puluhan orang mengeluhkan masalah serupa dalam beberapa hari terakhir, namun pihak berwenang mengatakan tidak ada korban luka serius lainnya yang terdeteksi.

"Berdasarkan komposisi kimia yang diketahui, dapat disimpulkan bahwa itu adalah sejenis bahan pencuci atau pembersih lemak," kata polisi.

Polisi mengatakan minuman lain, termasuk 20 botol minuman yang sama yang belum dibuka yang diminum pria tersebut, telah diuji dan ternyata tidak ada masalah.

Polisi tidak mengidentifikasi minuman tersebut, namun laporan sebelumnya mengatakan bahwa pria yang dirawat di rumah sakit di Rijeka pada akhir pekan karena cedera esofagus telah meminum Romerquelle Emotion Blueberry Pomegranate, merek Coca-Cola, yang dikemas dalam botol kaca.

Coca-Cola menyambut baik temuan polisi Kroasia.

“Kami menyambut kejelasan hasil tes ini bagi konsumen dan pelanggan kami setelah ketidakpastian beberapa hari terakhir,” kata Coca-Cola Hellenic dalam sebuah pernyataan.

“Pikiran kami tetap tertuju pada individu yang terkena dampak," katanya.

Coca-Cola Kroasia untuk sementara waktu menarik sejumlah minumannya dari pasar dan mengatakan pihaknya bekerja sama dalam penyelidikan.

Perusahaan juga mengatakan bahwa tinjauan awal yang dilakukannya tidak menemukan sesuatu yang luar biasa.

Menteri Kesehatan Kroasia Vili Beros berusaha mengecilkan kekhawatiran akan meluasnya masalah ini.

"Investigasi kriminal yang sedang dilakukan akan menentukan semua keadaan yang menyebabkan peristiwa ini," ujarnya.

Beros mengatakan, dari 45 orang yang mengeluhkan masalah serupa sejak kejadian tersebut, hanya empat di antaranya yang menunjukkan dampak besar pada saluran pencernaannya.

“Tidak ada alasan untuk panik,” kata Beros, seraya menambahkan bahwa pihak berwenang akan terus memantau situasi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya