Berita

Bakal capres Ganjar Pranowo saat berbicara dalam forum CSIS Indonesia/Ist

Politik

Indonesia Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Dunia, Ganjar Dorong Kembalikan Fungsi Bulog

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia berpotensi menjadi lumbung pangan dunia. Lahan yang dimiliki selama ini seharusnya dapat digarap dengan maksimal sehingga meningkatkan hasil produksi.

Menurut bakal calon presiden Ganjar Pranowo, petani Indonesia baru bisa memproduksi 5,9 ton beras  per hektare. Padahal, dalam sebuah riset disebut lahan di Indonesia bisa memproduksi 12 ton beras per hektare.

"Kalaulah bisa meningkatkan 7 ton saja, maka produksi itu sudah sangat luar biasa," kata Ganjar, saat berpidato dalam forum CSIS Indonesia yang mengangkat tema "Arah dan Strategi Politik Luar Negeri", Selasa (7/11).


Menyikapi hal tersebut, mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyarankan pemerintah melakukan intervensi kepada petani agar produksi beras bisa ditingkatkan.

"Tidak bisa politik pangan dibiarkan oleh petani, dibiarkan kepada petani, dan mereka suruh berjalan begitu saja, tidak bisa. Negara harus mengintervensi," tegasnya.

Untuk itu, politikus PDIP itu bertekad mengembalikan fungsi Perum Bulog sebagai instansi pengelola pangan di Indonesia. Bulog tidak boleh diliberalkan, kata Ganjar.

"Bulog mesti dikembalikan pada fungsi awal, sehingga kebutuhan pokok itu negara harus menguasai, tidak bisa diliberalkan dan biasanya petani kalah," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya