Berita

Barrier beton pembatas demo dipasang di sekitar kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

1998 Personel Gabungan Kawal Putusan MKMK Hari Ini

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 12:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, jelang putusan dugaan pelanggaran kode etik hakim konstitusi, Selasa (7/11).

Hal ini ditegaskan langsung Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, dalam keterangannya kepada awak media.

"Kami siap mengamankan pelaksanaan putusan sidang MKMK (Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi) hari ini dengan menerjunkan 1998 personel gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI dan dari Pemprov DKI Jakarta. Personel kami tempatkan di kawasan Monas maupun di Gedung MK," kata Susatyo.


Adapun untuk pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi, menurut Susatyo, bersifat situasional dengan memperhatikan situasi dan kondisi serta eskalasi di lapangan.

"Mari saling menghormati antar pendukung massa aksi dan masyarakat umum apapun putusan dugaan pelanggaran kode etik yang akan diputuskan oleh MKMK pada hari ini," imbau Susatyo.

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi akan memutus dugaan pelanggaran etik hakim konstitusi terkait perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 pada Selasa sore (7/11).

Sejumlah elemen massa dikabarkan akan turun aksi mengawal putusan ini. Saat ini pun Jalan Medan Merdeka Barat atau di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha sudah dilakukan penutupan jalan.




Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya