Berita

Kedutaan Inggis di Lebanon/Net

Dunia

Inggris Pulangkan Beberapa Staf Kedutaan dari Lebanon

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 09:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa staf Kedutaan Inggris di Lebanon dilaporkan telah dipulangkan ke negara asalnya untuk sementara waktu karena masalah keamanan.

Kabar itu diungkap oleh Kementerian Luar Negeri Inggris dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/11).

Dalam pernyataan Kemlu, disebutkan juga bahwa para warga Inggris yang ada di Lebanon diminta untuk segera meninggalkan negara tersebut.


"Inggris menarik beberapa staf kedutaan dari Lebanon dan meminta warga negara Inggris untuk meninggalkan negara tersebut," bunyi pernyataan itu.

Mengutip Al Arabiya, seruan itu dikeluarkan karena kekhawatiran akan perluasan perang Israel di Lebanon. Kerap terjadi baku tembak di perbatasan Israel dengan Lebanon sejak perang di Jalur Gaza meletus 7 Oktober lalu.

Aksi saling tembak itu dilakukan oleh kelompok Hizbullah yang didukung Iran dan Israel, menyusul serangan mematikan yang diluncurkan Hamas.

Hizbullah mengatakan pihaknya menembakkan beberapa roket ke kota Kiryat Shmona di perbatasan utara pada Minggu (5/11) sebagai pembalasan atas serangan Israel di Lebanon selatan yang dikatakan telah menewaskan seorang wanita dan tiga anak.

Selain itu, Hizbullah juga menyebut serangan mereka sebagai respon terhadap kejahatan keji dan brutal yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya