Berita

Dirjen HAM, Dhahana Putra (tengah) bersama Para Direktur Ditjen HAM, Kemenkumham di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Jumat pagi (3/11)/RMOL

Hukum

Bakal Temui Timses Capres-Cawapres, Dirjen HAM Dorong Pemilu Human Rights Friendly

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 12:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Akan temui para tim sukses (timses) pasangan calon (paslon) capres-cawapres, Direktorat Jenderal (Ditjen) Hak Asasi Manusia (HAM) , Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berharap pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan ramah terhadap HAM.

Hal itu disampaikan langsung Direktur Jenderal (Dirjen) HAM, Dhahana Putra saat acara media dialog di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Jumat pagi (3/11).

Dhahana mengatakan, pihaknya melakukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait dengan pelaksanaan pemilu. Seperti sebelumnya, pihaknya sudah bertandang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.


'Kami pun kemarin sudah bertandang ke KPU ketemu dengan Komisioner KPU. Dan intinya adalah bahwa kita bersama dengan KPU itu mewujudkan suatu proses pemilu yang human rights friendly," kata Dhahana kepada wartawan.

Ke depan kata Dhahana, pihaknya akan bertemu dengan para timses ketiga capres-cawapres untuk bersama-sama menciptakan suatu proses pemilu yang jujur dan adil (jurdil), maupun human rights friendly.

"Ayo bersama-sama kita melakukan suatu komunikasi agar pemilu itu dapat dilaksanakan dengan jujur, adil, dan juga tentunya human rights friendly, ramah terkait hak asasi manusia. Itu coba kita kedepankan,” imbuhnya.

“Tidak ada saling menghina, atau hate speech. Itu yang harus kita hindari. Hormati hak masing-masing. Baik peserta maupun sebagai calon, saling menghormati," pungkas Dhahana.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya