Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Resmi Turun, Ini Daftar Harga BBM Non Subsidi di SPBU Pertamina

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 09:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Para pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis non subsidi bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, pada Rabu (1/11) PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga BBM non subsidi di seluruh SPBU.

Adapun penurunan harga itu berlaku untuk BBM jenis Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamax Dex.

Dalam penetapan terbaru ini, Pertamina menurunkan harga BBM Pertamax menjadi Rp 13.400, turun dari harga Rp 14.000 yang ditetapkan pada periode Oktober.


Menurut Pertamina, penyesuaian harga itu dilakukan dalam rangka menerapkan implementasi dari Keputusan Menteri (Kepmen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," ungkap Pertamina dalam keterangannya, Selasa (31/10).

Berikut daftar harga terbaru BBM non subsidi:

Pertamax turun dari Rp 14 ribu menjadi Rp 13.400 per liter

Pertamax green turun di Jakarta dan Jawa Timur, dari Rp 16 ribu menjadi Rp 15 ribu per liter

Pertamax Turbo turun dari Rp16.600 menjadi Rp15.500 per liter

Pertamina dex  turun dari Rp 17.900 menjadi Rp 17.750 per liter

Dexlite turun dari Rp 17.200 menjadi Rp 16.950 per liter

Sementara itu, untuk harga pertalite sendiri tetap berada di level Rp 10 ribu.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya