Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi/Net

Dunia

Dubes Iran Kecam Propaganda Media Barat Terkait Isu Palestina

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dominasi media Barat telah membuat pemberitaan tentang isu Palestina menjadi tidak lagi netral.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi dalam konferensi pers bersama media di Jakarta pada Selasa (31/10).

Dubes menilai media Barat yang menguasai pemberitaan global saat ini cenderung menutup-nutupi tragedi kemanusiaan di Gaza dan justru mendukung kepentingan Israel.


“Adanya dominasi negara barat terhadap media-media massa mainstream. Sumber media barat yang disampaikan jauh dari kenyataan di lapangan," kata Boroujerdi yang baru diangkat menjadi dubes baru Iran.

Menurut Boroujerdi, jurnalis dan pegiat media harus menjunjung tinggi profesionalisme dan mengutip berita tentang Palestina dari sumber resmi yang terpercaya.

"Sebagai insan media harusnya memiliki tanggung jawab yang besar untuk memberitakan kebenaran,” ujarnya.

Dia mengapresiasi peran media di Indonesia yang telah memberitakan Palestina dengan baik.

"Tentu saja tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada insan media di Indonesia yang memberitakan Palestina dengan baik. Saya ingin apresiasi para jurnalis Indonesia,” kata Dubes.

Dia juga mengucapkan terima kasih pada sikap politik yang ditunjukkan pemerintah Indonesia, masyarakat serta organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan NU yang membela kebebasan rakyat Palestina.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya