Berita

(Kanan) Wakil Rektor wanita Universitas Jamia Milia Islamia (JMI), Profesor Najma Akhtar saat melihat pameran fotografi di acara HUT ke-103/Awaz The Voice

Dunia

Yayasan Universitas Jamia Milia Islamia Rayakan HUT ke-103 dengan Pameran Guru Perempuan Berpengaruh

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 16:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Universitas Jamia Milia Islamia (JMI) merayakan Hari Yayasan ke-103 pada Minggu (29/10). Perayaan tahun ini didedikasikan untuk seluruh guru-guru perempuan yang memiliki peran penting dalam perkembangan institusi terkemuka di India itu.

Pameran yang bertajuk "Adaan: Perayaan Wanita Jamia" ini merupakan sebuah bentuk penghormatan dari Universitas JMI kepada guru perempuan, di mana saat ini universitas tersebut sedang dipimpin oleh Wakil Rektor wanita pertama, Profesor Najma Akhtar.

Universitas JMI yang didirikan pada 29 Oktober 1920 di Aligarh, di Uttar Pradesh, sebelum kemudian pindah ke Delhi ini mengadakan serangkaian acara perayaan selama lima hari hingga 31 Oktober, yang mencakup rangkaian kegiatan akademik dan budaya.


Pusat Studi Wanita Sarojini Naidu dan Pusat Arsip dan Sastra Premchand menjadi penyelenggara dari pameran yang menampilkan guru-guru perempuan yang berpengaruh, seperti Sugra Mehndi dan Saleha Abid Hussain.

Dalam pidatonya, Wakil Rektor Najma Akhtar mengungkapkan kebahagiaannya atas kontribusi para alumni universitas dalam berbagai sektor masyarakat. Pada kesempatan yang sama, penulis dan aktivis hak-hak perempuan, Dr. Syeda Hamid, meluncurkan bukunya yang berjudul "Jamia ki khwateen-e-awwal" (Pemimpin Perempuan Jamia Milia Islamia).

Mengutip Awaz The Voice, Minggu (29/10), Sugra Mehndi (1937-2014) menjadi salah satu dari sedikit perempuan yang memulai pendidikan ketika laki-laki dan perempuan belajar bersama. Dia didorong untuk mengejar pendidikan oleh pamannya, Syed Abid Hussain, dan guru Saleha Abid Hussain.

Karirnya dimulai sebagai guru sekolah dan kemudian menjadi profesor bahasa Urdu di Universitas JMI. Karya-karyanya, termasuk novel pertamanya "Raag Bhopali" yang diterbitkan pada tahun 1969 dan buku terakhirnya "Hamari Jamia," banyak mendapat pengakuan dari berbagai kalangan.

Ia dan karyanya dihormati oleh Akademi Urdu di Uttar Pradesh, Delhi, dan Madhya Pradesh atas kontribusi luar biasanya dalam bidang sastra. Selain itu, Sugra Mahndi juga merupakan seorang pendiri forum Muslim Mahila Manch.  

Selain Mahndi, Saleha Abid Hussain (1913-1988), juga menjadi seorang penulis Urdu terkemuka dan produktif yang turut dikenang dalam pameran tersebut.

Ia diketahui telah menulis lebih dari 50 karya, termasuk novel, cerita pendek, esai, kumpulan surat, dan terjemahan. Ia mewarisi semangat berkarya sastra dari kakek buyutnya, penyair Maulana Altaf Hussain Hali.

Dalam kesempatan itu, Najma Akhtar meresmikan pameran tersebut dan menyoroti pentingnya inklusi gender.

"Perempuan perlu memahami bahwa kepemimpinan bukanlah posisi, melainkan peran," kata Wakil Rektor Universitas JMI itu.

Adapun acara itu juga turut diramaikan dengan diskusi panel, di mana Dr. Syeda S. Hameed membahas tentang peran perempuan dalam membentuk universitas modern.

Selain itu, Departemen Arsitektur JMI juga berkesempatan menyelenggarakan pameran fotografi yang bertemakan "Bentuk dan Ruang Garis: Koleksi Visual Jamia", yang diresmikan oleh Warek Akhtar dan Ketua Tamu Profesor Farhat Basir Khan, fotografer ternama serta pendiri Departemen Desain dan Inovasi, Jamia Millia.

Selain itu, Perpustakaan Dr. Zakir Hussain ikut meramaikan acara tersebut dengan menggelar pameran buku yang memamerkan koleksi langka yang berkaitan dengan sejarah JMI.

Pameran tersebut melibatkan buku-buku berharga, arsip surat kabar, dan majalah yang mencerminkan perjalanan berdirinya JMI. Beberapa karya sastra penting yang berhubungan dengan para pendiri universitas juga dipajang dalam pameran tersebut.

Pameran yang berlangsung hingga akhir Oktober ini juga mengadakan kegiatan donor darah, sesi fisioterapi, dan pemeriksaan gigi di Gerbang No.7 universitas, dengan banyaknya sejumlah pejabat universitas yang turut berpartisipasi dalam berbagai program tersebut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya