Berita

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD diarak dari Tugu Proklamasi menuju KPU RI/RMOL

Politik

Alasan Ganjar-Mahfud Pilih Tugu Proklamasi sebagai Titik Awal Pendaftaran ke KPU

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 20:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada alasan khusus di balik pemilihan Tugu Proklamasi sebagai titik awal pendaftaran capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ke KPU RI, Kamis (19/10).

Ganjar mengatakan, pihaknya sengaja memilih tempat di bawah langsung patung sang proklamator, Bung Karno dan Bung Hatta ini. Sebab, ada pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

"Untuk memberikan suatu kesan kuat kepada masyarakat Indonesia bahwa Ganjar dan Mahfud akan memulai niatnya mengikuti kontestasi pemilu presiden pada 14 Februari 2024 yang akan datang," kata Ganjar.


Bersama Mahfud, Ganjar ingin menegaskan satu pemikiran untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa, yakni mewujudkan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945.

Hal itu menjadi komitmen paling fundamental jika dirinya dipercaya memegang amanat rakyat untuk memimpin Indonesia ke depan.

"Saya kira itu inti filosofi mengapa kami memilih tempat Gedung Proklamasi atau taman proklamasi ini sebagai tempat berkumpul dan start untuk menuju KPU pada hari ini," ujarnya.

Sementara itu, Mahfud menegaskan bentuk wujud tersebut direalisasikan menjadi konsepsi Indonesia unggul. Yang salah satu bekalnya adalah jaminan kepastian, ketegasan, dan perlindungan hukum.

“Kondisi Indonesia terkini lemah akan penegakan hukum. Penegakan hukum harus memberikan kepastian hukum, ketegasan hukum, dan perlindungan hukum agar ekonomi dan sektor lain ikut bagus," tegas Mahfud MD.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya