Berita

Aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina di Pakistan/Net

Dunia

Ulama Pakistan Desak Pemimpin Muslim Hentikan Kebrutalan Israel

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 18:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ulama-ulama di Pakistan mengajak masyarakat di seluruh negeri untuk bersatu memberikan dukungan pada Palestina.

Dewan Ulama Pakistan (PUC) pada pekan lalu menekankan pentingnya solidaritas terhadap rakyat Palestina di tengah gempuran yang mereka hadapi dari Israel.

Ketua PUC Hafiz Muhammad Tahir Mahmood Ashrafi, bersama para pemimpin agama terkemuka lainnya menyoroti titik kritis dalam permasalahan Palestina dan menyerukan para pemimpin Muslim untuk segera mengambil peran mereka.


Menyikapi masalah hak asasi manusia, Ketua PUC Ashrafi menyesalkan sikap diam terhadap pembunuhan massal warga Palestina yang tertindas.

Dia menekankan bahwa selama beberapa dekade, Israel telah menjadikan warga sipil, rumah sakit, sekolah, dan ambulans sebagai sasaran agresi kejam.

"Amerika Serikat, India, Inggris, dan negara-negara Barat lainnya tetap diam dalam menghadapi kebrutalan Israel, mengabaikan prinsip-prinsip hak asasi manusia," ujarnya, seperti dimuat APP pada Kamis (19/10).

Lebih lanjut, Ashrafi menyerukan agar para pemimpin Muslim mengambil langkah untuk bersatu dalam menghentikan agresi Israel. Dalam hal ini, ia mengapresiasi upaya dan pendirian yang teguh dari kepemimpinan Arab Saudi, Qatar, Turki, Iran, Kuwait, Mesir, Yordania, dan negara-negara mayoritas Muslim lainnya.

Dia mendesak Kerajaan Arab Saudi untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menyelesaikan masalah Palestina dan Kashmir dengan menyatakan posisi penting mereka dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya