Berita

Perhimpunan Aktivis 98 (PA 98)/Ist

Politik

Perhimpunan Aktivis 98: Anies Mampu Menyatukan Keterbelahan Sosial Politik

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 13:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perhimpunan Aktivis 98 (PA 98) memberikan mandat kepada pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) untuk menuntaskan agenda reformasi yang gagal dituntaskan pemerintahan Joko      Widodo.

Pemberian mandat tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk "Mandat Aktivis 98 untuk Penuntasan Agenda Reformasi 1998 Kepada Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024-2029" yang digelar Perhimpunan Aktivis 98 di Jakarta pada Rabu kemarin (11/10).

Empat tuntutan reformasi 1998 yang belum dituntaskan Jokowi adalah pemberantasan praktik korupsi, penegakan hukum dan HAM, penghapusan Dwi Fungsi TNI/Polri, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.


Koordinator PA 98 Ulung Rusman menilai Anies-Cak Imin merepresentasikan suara aktivis 98 untuk mewujudkan cita-cita perjuangan reformasi yang membawa Indonesia lebih demokratis dan sejahtera berdasarkan keadilan sosial.

“Figur mas Anies Baswedan senapas dengan perjuangan aktivis 98. Mas Anies sendiri juga seorang aktivis yang lahir dari pergulatan pergerakan aktivis pro demokrasi yang menentang otoritarian Orde Baru," kata Ulung dalam keterangannya, Kamis (12/10).

Menurut Ulung, figur Anies juga bukan merupakan bagian dari rezim Orde Baru, sehingga tidak membawa dosa masa lalu terkait korupsi dan pelanggaran HAM.

“Bersih dari korupsi dan tidak melakukan pelanggaran HAM, sehingga kami berkeyakinan saat memimpin bangsa ini akan mampu merangkul dan menyatukan dalam situasi sosial politik yang terbelah seperti saat ini," kata Ulung.

Sementara itu, Jurubicara PA 98 Agung Nugroho menegaskan bahwa dari tiga capres yang ada saat ini, Anies merupakan sosok yang demokratis dan hal itu sudah dibuktikan saat menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

“Dalam menanggapi kritik dan hujatan, Mas Anies tidak pernah merespons dengan represif. Selama 5 tahun memimpin DKI Jakarta tidak ada satu pun para pengkritik dan penghujatnya diproses secara hukum. Justru mas Anies menjawabnya dengan capaian kerja yang memuaskan warga DKI terutama dalam peningkatan kesejahteraan sosial," kata Agung.

Anies juga merepresentasikan perajut keberagaman dan merekatkan persatuan yang ada di Indonesia.

“Kami yakin mas Anies mampu merangkul dan menyatukan dalam situasi sosial politik yang terbelah seperti saat ini," kata Agung yang juga Ketua Nasional Relawan Kesehatan Indonesia.

Terakhir, baik Ulung dan Agung sama-sama mengajak seluruh mantan aktivis 98 untuk mendukung Anies Baswedan agar dapat memenangkan Pilpres 2024.

“Sudah saatnya aktivis memimpin negeri ini agar keadilan sosial bisa terwujud di seluruh pelosok negeri, sehingga rakyat dapat hidup sejahtera," demikian Agung.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya