Berita

Begawan ekonomi Rizal Ramli saat berorasi dari atas mobil komando di Kawasan Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (10/8)/RMOL

Politik

Sindir Dinasti Politik Jokowi, Rizal Ramli: Nasib Rakyat Dipermainkan Anak Bawang Tak Berkualitas

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski sudah pernah dibantah, dinasti politik yang dibangun Presiden Joko Widodo tampaknya semakin subur. Jokowi terkesan sengaja membuat klannya sendiri.

Ambisi besar tersebut, menurut Begawan ekonomi Dr Rizal Ramli, telah membuat banyak pendukung dan relawan Jokowi yang kecewa berat. Bahkan tak sedikit dari dari kalangan pebisnis.

Pasalnya, selama menjabat hampir 10 tahun, Jokowi dinilai malah sibuk membangun kerajaan bisnis dan politik dengan cara-cara instan.


"Anak-anak mereka wajibkan mulai dari pabrik. Lebih brutal dan vulgar dari Orba," tegas Rizal seperti dikutip redaksi melalui akun media sosial X miliknya, Rabu (11/10).

Setelah anak sulung Gibran Rakabuming Raka menjadi Walikota Solo, dan sang menantu Bobby Nasution duduk sebagai Walikota Medan, kini putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep jabat Ketua Umum PSI.

"Kok nasib rakyat dan bangsa dipermainkan dengan anak-anak bawang tidak berkualitas? KKN pula," tegas Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu.

Dinasti politik Jokowi ini semakin menguat usai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, resmi mempersunting Idayati, sang adik kandung.

Tak heran publik menilai dinasti politik ini dapat memperburuk pemerintahan kalau kandidat yang tidak memenuhi syarat hanya memanfaatkan sokongan anggota keluarga yang berpengaruh.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya