Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Awal Oktober, Sudah Ada Rp 2,5 Triliun Modal Asing yang Cabut dari Pasar Keuangan RI

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 13:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tren keluarnya aliran modal asing atau dana nonresiden dari pasar keuangan Indonesia terus berlanjut hingga awal bulan ini.

Mengutip data Bank Indonesia (BI) pada Senin (9/10), dana asing sebesar Rp 2,50 triliun telah hengkang dari pasar modal RI pada periode 2-5 Oktober 2023.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkap bahwa keluarnya dana asing atau aksi jual neto bulan ini kebanyakan terjadi di pasar surat berharga negara (SBN).


"Modal asing atau nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat jual neto Rp 2,92 triliun di pasar SBN," ungkapnya dalam sebuah pernyataan resmi pada Jumat (6/10).

Kendati demikian, Erwin juga memberikan kabar baik tentang masuknya dana asing baru di pasar saham sebesar Rp 2 miliar dan ke Sekuritas Rupiah BI (SRBI) sebesar Rp 40 miliar.

Akibat banyaknya modal asing yang keluar, premi risiko investasi Indonesia mengalami banyak lonjakan.

Tercermin dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per 5 Oktober 2023 yang sebesar 100,31 bps, naik dari 92,41 bps per 29 September 2023.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya