Berita

Diskusi publik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Jawa Barat/Ist

Nusantara

BEM Nusantara: Lihat ke Depan, Pilih Pemimpin yang Bermanfaat untuk Masyarakat

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 06:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon pemimpin ideal untuk dipilih Pilpres 2024, adalah figur yang berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan rakyat.

Gagasan itu dibedah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Jawa Barat dalam diskusi publik dengan tema "Menyelisik Pemimpin Bangsa Masa Depan Menuju Pemilu 2024" di Aula Auditorium Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam diskusi tersebut, hadir Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah dan Koordinator Pusat BEM Nusantara Ahmad Supardi.


Sekretaris Daerah BEM Nusantara Jawa Barat, Ghani Zulkarnaen mengatakan, diskusi tersebut digelar untuk menguji kapasitas calon pemimpin bangsa yang belakangan muncul di ruang publik.

Terlebih menjelang Pemilu 2024, katanya, Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan kesempatan untuk dilakukan kampanye dalam ruang lingkup akademik atau kampus.

"Tentu ini kesempatan bagi kami semua untuk memanfaatkan sehingga dapat menguji kapasitas calon pemimpin 2024 seperti apa yang diharapkan pada hari ini," ujar Ghani dalam keterangan tertulis, Minggu (8/10).

Sebab, kata dia, sebelumnya tidak pernah ada kesempatan cawapres untuk diuji oleh mahasiswa di lingkungan kampus.

“Dan kami berharap pada pesta demokrasi 2024 ini mampu melahirkan pemimpin yang mengutamakan kepentingan Rakyat di atas segalanya," katanya.

Ditambahkan Koordinator Pusat BEM Nusantara Ahmad Supardi, dia mengajak mahasiswa untuk melihat ke depan, memilih pemimpin yang paling baik dan jelas sejarah hidupnya.

"Serta memberikan dampak positif terhadap masyarakat, bukan hanya pandai beretorika tetapi juga dibuktikan dengan tindakan yang nyata," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya