Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Ist

Politik

Indonesia Terjajah Secara Ekonomi, Presiden Harus Tanggung Jawab

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 12:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut masyarakat Indonesia sekarang ini sebenarnya sudah terjajah secara ekonomi, disesalkan banyak pihak. Pasalnya, penjajahan dalam bentuk apapun tidak boleh ada di Indonesia.

"Hal itu dengan tegas dinyatakan dalam Pembukaan Konstitusi Indonesia. Penjajahan harus dihapuskan baik di Indonesia maupun di dunia," kata analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/10).

Menurutnya, Jokowi sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara tentu orang yang paling bertanggung jawab bila hal itu terjadi.


"Jokowi harus segera mengatasi hal itu agar penjajahan ekonomi di Indonesia segera sirna," imbuhnya.

Jamiluddin mengatakan rakyat Indonesia berhak meminta pertanggungjawaban presiden tentang hal itu.

"Bahkan rakyat dapat mengultimatum presiden untuk 'mengusir' penjajah ekonomi tersebut," tegasnya.

Dia pun meminta, jika tidak mampu mengusir penjajah ekonomi, berarti presiden tidak mampu melaksanakan pembukaan UUD 1945. Hal itu tentu berimplikasi pada ketidakmampuan presiden melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

"Bila itu terjadi, DPR tentu dapat mengevaluasi presiden sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya