Berita

Tangkap layar akun media sosial Facebook bernama INFOBARSEL yang memfitnah Resmen Kadapi/Repro

Hukum

Dituduh Mafia Proyek, Advokat Ini Laporkan Akun Facebook INFOBARSEL ke Polda Metro Jaya

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 00:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Merasa nama baiknya tercemar akibat informasi tidak benar yang disebarkan melalui akun media sosial Facebook bernama INFOBARSEL, advokat Resmen Kadapi mendatangi SPKT Polda Metro Jaya pada Selasa (3/10) untuk membuat laporan polisi.

Laporan Resmen Kadapi terigister dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/5900/X/2023/SPKT/POLDAMETROJAYA tanggal 3 Oktober 2023.

Resmen mengadukan pemilik atau pengelola akun Facebook tersebut dengan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.


Resmen berharap kasus ini segera diusut tuntas sehingga pelaku bisa ditangkap serta diberikan hukuman setimpal.

"Supaya ini dapat diproses dan ditangkap pelakunya, karena ini jelas merusak nama baik saya dan juga profesi saya," kata Resmen kepada wartawan.

Resmen menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermain proyek apapun di seluruh Indonesia.

"Saya tidak pernah minta-minta proyek. Jangankan di Kalimantan, di kampung halaman saya aja saya tidak pernah minta proyek," kata Resmen.

Resmen berharap polisi bergerak cepat meringkus pelaku pelaku penyebar dan pembuat video yang bernarasi dirinya sebagai mafia proyek.

Sementara itu, kata Resmen, dasar pembuatan laporan polisi karena dalam unggahan INFOBARSEL, disebutkan Resmen Kadapi diduga bermain proyek dan memiliki beking di Kejaksaan Agung. Dalam unggahan tersebut juga terpasang foto Resmen.


Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya