Berita

Pohon Ikonik Inggris, berusia 300 tahun di di Sycamore Gap, di sebelah Tembok Hadrian, di Northumberland, Inggris, yang dirusak oleh pelaku/Net

Dunia

Polisi Inggris Tangkap Tersangka Penebang Pohon Ikonik Berusia 300 Tahun

SABTU, 30 SEPTEMBER 2023 | 11:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi pada Jumat (29/9) menangkap tersangka penebangan pohon berusia 300 tahun di dekat Tembok Hadrian yang dibangun di Zaman Kekaisaran Romawi.

Polisi Northumbria mengatakan pria berusia 60-an ini merupakan tersangka kedua dan saat ini sedang diinterogasi di dalam tahanan, beberapa jam setelah seorang remaja berusia 16 tahun yang merupakan tersangka pertama dibebaskan dengan jaminan.

“Penghancuran yang tidak masuk akal atas bangunan yang tidak diragukan lagi merupakan landmark terkenal di dunia, dan harta karun lokal, telah mengakibatkan gelombang keterkejutan, kengerian dan kemarahan di seluruh Timur Laut dan lebih jauh lagi,” kata Kepala Detektif Inspektur Rebecca Fenney-Menzies, seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu (30/9).


“Saya berharap penangkapan kedua ini menunjukkan betapa seriusnya kami menangani situasi ini, dan komitmen berkelanjutan kami untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab dan membawa mereka ke pengadilan,” tambahnya.

Tersangka pertama ditangkap pada Kamis karena dicurigai melakukan tindak kriminal setelah pohon itu dihancurkan pada Rabu malam.

Aksi vandalisme terhadap salah satu pohon paling ikonik di Inggris ini telah membuat masyarakat di seluruh Inggris bingung dan marah.

Robert Macfarlane, seorang penulis alam terkenal, mengatakan dia sangat muak mendengar berita tentang pohon yang dikenal dan dicintai oleh jutaan orang tersebut.

“Saya hanya melihat ini sebagai bagian dari lingkungan yang tidak bersahabat terhadap kehidupan di negara ini,” katanya kepada radio BBC.

“Itu adalah pohon tempat abu disebar, pernikahan dilangsungkan, dan itu adalah tempat berlindung bagi para pejalan kaki yang lelah," ujarnya.

Setelah industrialisasi dan urbanisasi selama berabad-abad, Inggris dianggap sebagai salah satu negara yang paling banyak mengalami deforestasi di Eropa.

Pohon yang ditebang baru-baru ini adalah salah satu landmark utama di sepanjang Tembok Hadrian, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang dibangun hampir 2.000 tahun yang lalu ketika Inggris masih menjadi bagian dari Kekaisaran Romawi untuk menjaga perbatasan barat lautnya.

Selama beberapa generasi, para pejalan kaki berhenti sejenak untuk mengagumi dan memotret pohon di Sycamore Gap, yang menjadi terkenal ketika muncul dalam film Kevin Costner tahun 1991 “Robin Hood: Prince Of Thieves.”

National Trust, yang selama lebih dari 125 tahun berupaya melindungi warisan dan bentang alam Inggris, mengatakan pihaknya saat ini membuat situs tersebut aman, dan membantu staf dan masyarakat menerima berita tersebut.

Pohon tersebut, yang ditebang dekat pangkal batangnya, bisa tumbuh kembali, kata para ahli, meski mereka memperingatkan bahwa kondisinya tidak akan pernah sama lagi.

Rob Ternent, kepala tukang kebun di The Alnwick Garden, yang berada di dekat lokasi mengecam pengrusakan tersebut.

“Akan sangat sulit mengembalikannya ke pohon aslinya," kata dia.

Ternent mengatakan bahwa tunas pemulihan pertama mungkin mulai muncul di musim semi, dan meskipun berpotensi tetap lebat, tinggi pohon mungkin hanya bisa mencapai sekitar 2,4 meter.

“Umurnya sekitar 300 tahun, jadi butuh waktu lama untuk kembali ke ukuran itu,” demikian Ternent.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya