Berita

Presiden Joko Widodo mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Kaesang Ketum PSI, Megawati Harus Bersikap Tegas ke Jokowi

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri harus bersikap tegas terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dalam beberapa waktu terakhir mulai melancarkan manuver politiknya.

Pasalnya, posisi Kaesang jadi orang nomor satu di PSI dinilai sebagai upaya test case Jokowi kepada PDIP.

“Jokowi kemungkinan ingin melihat reaksi PDIP,” kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Jumat (29/9).


Menurut Jamiluddin, apabila Megawati selaku ketua umum PDIP bereaksi biasa saja, maka ada kemungkinan Jokowi akan melangkah lebih jauh.

“PSI bisa saja akan dijadikan rumah kedua sebagai kendaraan politik bagi keluarganya di masa mendatang,” tuturnya.

Jamiluddin menilai bahwa tak menutup kemungkinan PSI akan diupayakan bisa masuk Senayan pada Pileg 2024. Kalau hal itu berhasil, maka PSI akan benar-benar dijadikan kendaraan politik.

Oleh karena itu, kata Jamiluddin, PDIP harus bersikap sesuai AD/ART partainya. Sikap itu diperlukan agar aturan yang berlaku di partainya ditegakkan oleh semua kadernya.

“Kita tunggu ketegasan PDIP, khususnya Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ketegasan itu diperlukan untuk tetap menjaga marwah partai, termasuk marwah sang ketum,” pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya