Berita

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio/RMOL

Politik

Kaesang Ketum PSI, Info Bocoran Hensat Terbukti

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 17:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, didapuk menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2023-2028.

Penunjukan ini berdasarkan keputusan yang diberikan oleh Dewan Pembina PSI, setelah dirinya bergabung di partai ini selama dua hari.

Mandat tersebut diberikan dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) di Djakarta Theatre, Senin (25/9).


Sebelumnya, Minggu (24/9), analis komunikasi politik Hendri Satrio membocorkan perihal Kaesang Pangarep bakal dilantik menjadi ketua umum PSI.

Melalui akun medsosnya, Hensat akrab disapa, membocorkan kabar tersebut dan mengucapkan selamat agar rencana Kaesang diridhoi Allah SWT.

"Dan jangan lupa salam buat bapak ya, semoga rakyatnya semakin sejahtera," tulis Hensat.

Kepada media, Hensat mengatakan dengan kekuatan baru tersebut, maka PSI berpotensi menembus ambang batas Parliamentary Threshold (PT).

"Jadi partai politik yang memiliki elektabilitas 4-5 persen harap waspada. Jangan hanya melihat Kaesang, namun hitung pengaruh Pak Jokowinya," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/9).

Kaesang menggantikan Giring Ganesha, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PSI sejak November 2021. Giring sekarang memasuki peran sebagai Dewan Pembina PSI.

Keputusan Kaesang untuk memimpin PSI menjadi sorotan karena ada konflik kebijakan internal PDI Perjuangan (PDIP), yang menjadi tempat kakaknya Gibran Rakabuming Raka dan ayahnya Presiden Jokowi menjadi kader.

PDIP memiliki aturan ketat yang melarang anggota keluarga bergabung dengan partai lain.

Di sisi lain, keputusan Kaesang juga dapat diartikan sebagai dukungan tersirat dari Presiden Jokowi kepada Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

“Mengingat hubungan dekat PSI dengan Prabowo belakangan ini semakin mesra,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya