Berita

Prabowo Subianto bersama Ganjar Pranowo/Net

Politik

Wacana Prabowo dan Ganjar Disatukan, Jerry: Mimpi Relawan, Tidak Realistis

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu penyatuan dua sosok calon presiden (Capres) dalam satu gerbong koalisi, yaitu Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo, diprediksi sulit terealisasi. Sebabnya, ada ego partai yang lebih dominan dalam memutuskan hal itu.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, baik Prabowo maupun Ganjar telah diusung sebagai capres oleh gerbong koalisi partai politik (Parpol).

"Gerindra sebagai pendukung utama Prabowo rasanya tidak mau mengalah kalau Prabowo jadi cawapresnya Ganjar. Begitu juga sebaliknya. PDIP juga tidak mau Ganjar jadi Cawapresnya Prabowo," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/9).


Menurutnya, posisi capres yang telah diamanatkan kepada dua sosok itu sulit diotak-atik, karena Parpol pengusung mereka punya ego politik untuk berkuasa dari hasil Pilpres 2024.

"Sulit rasanya kalau Ganjar ataupun Prabowo jika salah satunya mengalah jadi calon wakil presiden," tuturnya.

Lebih dari itu, pengamat politik lulusan America Global University itu meyakini penyatuan Prabowo dan Ganjar hanya sekadar isu yang disuarakan kelompok di luar Parpol koalisi keduanya.

"Ini hanya mimpi relawan. Tidak realistis," demikian Jerry menambahkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya