Berita

Aipda Yovan Wijaya saat mengatur lalu lintas/Ist

Presisi

Dirikan 3 TPA dan Wakafkan Tanah untuk Ponpes, Anggota Satlantas Polres Lampura Ini Patut Dicontoh

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 06:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang anggota Satlantas Polres Lampung Utara (Lampura) yang kesehariannya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Kalibalangan Kecamatan Abung Selatan khususnya, dan masyarakat Lampung Utara umumnya.

Selain bertugas sebagai anggota Satlantas, banyak yang tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan Aipda Yovan Wijaya atau biasa disapa Bung Yovan ini.

Dengan tabungan yang disisihkan dari gajinya, Bung Yovan bersama masyarakat setempat mendirikan Taman Pendidikan Alquran (TPA) untuk anak-anak belajar mengaji di Desa Kalibalangan.


Ada 3 TPA di wilayah itu yang telah ia dirikan bersama masyarakat. Yakni di Dusun Tepuk Leban, Dusun Saung Marga, dan Jakarta Baru. Selain itu, ia juga mewakafkan tanahnya untuk pembangunan pondok pesantren dan Masjid.

Namun, kebajikannya itu seolah tak ingin dipublikasi. Saat dikonfirmasi, ia terkesan tertutup dan enggan berkomentar.

"Kita ngobrol yang lain saja ya," kelitnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (24/9).

Namun berkat kesabaran, sembari terus berbincang-bincang, akhirnya ia mau juga bercerita awal awal mula bersama masyarakat tergerak untuk membangun TPA, serta mewakafkan tanah untuk pembangunan pondok pesantren dan masjid.

Diceritakannya, hal itu dimulai sekitar 2019 lalu, saat dirinya menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Kalibalangan.

"Sebagaimana tugas seorang polisi yang menjadi pengayom masyarakat, saya harus berkeliling desa dari tempat satu ke tempat yang lain, berbaur dengan masyarakat," ujarnya.

Dari situlah dirinya melihat langsung, ada rumah warga yang di bawah kelayakan sebagai tempat tinggal. Rumah dengan ukuran yang tidak seberapa itu, dijadikan tempat untuk belajar mengaji bagi puluhan anak-anak di daerah itu. Bahkan ada juga di tempat berbeda rumah berdinding geribik yang dijadikan tempat anak-anak belajar mengaji.

"Melihat itu saya merasa apa ya? Melihat semangat mengaji anak-anak, dengan tempat yang kurang layak itu, menyentuh hati untuk berbuat sesuatu, yang akhirnya saya bersama masyarakat membangun taman pendidikan Al Quran, di Dusun Tepuk Leban, Dusun Saung Marga, dan Jakarta Baru. Dan alhamdulillah sampai saat ini telah berkembang, dan anak-anak dapat belajar mengaji dengan nyaman," tuturnya

Dirinya berharap dengan tempat yang lebih nyaman, anak-anak semakin semangat untuk belajar mengaji.

Saat ini Bung Yovan dipercaya pimpinan untuk bergabung di Satlantas Polres Lampung Utara. Di mana pada 2021, dia menerima informasi ada tokoh agama di Kalibalangan sedang mencari tempat untuk membangun pondok pesantren dan masjid.

"Di situ saya berpikir dan minta persetujuan dari keluarga, untuk mewakafkan tanah kepada beliau, untuk didirikan pondok pesantren dan masjid. Alhamdulillah saat ini, Pondok Pesantren tersebut sudah berdiri dan berkembang, Bahkan saat ini, di pondok pesantren itu sedang melakukan proses pembangunan masjid," ungkapnya.

Di sela sela obrolan itu, Bung Yovan juga mengajak masyarakat untuk membantu pembangunan masjid yang saat ini sedang dalam tahap proses pembangunan.

"Ayo, kita ajak yang lain menyisihkan rezekinya untuk membantu pembangunan masjid di pondok pesantren yang terletak di Desa Kalibalangan. Semoga apa yang telah kita perbuat akan menjadi ladang amal ibadah kita di akhirat nanti," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya