Berita

Joko Widodo bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Tak Mau Tamat Usai Lengser 2024, Jokowi akan Main Dua Kaki

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dipastikan akan main dua kaki, baik ke Ganjar Pranowo maupun ke Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan oleh analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/9).

"Kalau dukung mendukung Jokowi, kita tunggu saja arahnya ke mana. Bisa ke Prabowo, bisa ke Ganjar, bisa main dua kaki," kata Ujang.


Menurutnya, meskipun lahir dari PDI Perjuangan, Jokowi belum tentu akan mendukung Ganjar Pranowo. Pasalnya, Jokowi tidak mau rugi pada Pilpres nanti.

"Karena kalau ke Ganjar, Jokowi rugi tidak akan berpengaruh apa-apa, yang pegang Ganjar itu Megawati, PDIP bukan Jokowi," kata Ujang.

"Kalau dukung Ganjar, Ganjarnya kalah Prabowo yang menang selesai lah, nasib Jokowi nanti kalau tidak lagi jadi presiden," imbuhnya.

Ujang menilai Jokowi berpeluang besar untuk mendukung Prabowo, lantaran melihat Jokowi ingin menyelamatkan keluarganya usai tak lagi jadi presiden.

Oleh sebab itu, Ujang melihat Jokowi main dua kaki, menghormati Megawati yang mendukung Ganjar, dan mendukung Prabowo karena tidak ingin tamat setelah 2024.

"Kalau Jokowi ke Ganjar, terus Prabowonya yang menang, tamatnya juga Jokowi. Jadi saya melihatnya, bisa main dua kaki itu. Untuk mengamankan dirinya, anak keluarganya yang juga ingin jadi kepala daerah," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya