Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nassem, Ahmad Ali/Net

Politik

Candaan Menag Larang Pilih Amin, Ahmad Ali: Tak Etis, Apalagi Pakai Bid'ah

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 19:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Umum Partai Nassem, Ahmad Ali, menyayangkan candaan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang melarang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memilih Amin.

"Dari sisi etis dan etika, kalau yang dimaksud Amin adalah Anies-Muhaimin, rasanya tidak etis ya, apalagi pakai bid'ah," sesal Ahmad Ali, lewat keterangan tertulisnya, Jumat (15/9).

Terlebih, sambung dia, yang Menag Yaqut dalam posisi sebagai perwakilan pemerintah dan di dalam acara resmi, pembukaan orientasi PPPK di Surabaya, Rabu (13/9).


Pemerintah harusnya jadi wasit yang baik dalam setiap permainan. Jika wasitnya netral pasti menghasilkan proses dan tahapan Pemilu yang damai dan demokratis.

"Jangan mendiskreditkan orang, apalagi di forum pegawai negeri," tegasnya.

Anggota Komisi III DPR itu berharap pemerintah tidak ikut atau tidak menjadi bagian dari pihak-pihak yang melakukan proses ketidakadilan terhadap proses Pemilu yang sedang berlangsung.

"Jangan karena kebencian kepada seseorang, kemudian tidak berlaku adil," tegasnya.

Ahmad Ali yang mantan pentolan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga meminta Presiden Jokowi menegur Menag Yaqut, karena sudah memasukan kepentingan politik praktis dalam acara pemerintah atau kementerian.

Jika Presiden Jokowi tidak menegur dan tidak mengevaluasi Menag Yaqut, tentu menurunkan tingkat kepercayaan rakyat kepada pemerintah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya