Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal/RMOL

Politik

Partai Buruh Coret Anies dari Daftar Dukungan Capres

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Buruh telah mengeliminasi bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, dari daftar kandidat bakal capres yang akan mereka dukung.

Hal ini disampaikan langsung Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, saat jumpa pers di markasnya yang berada di Gedung FSPMI Lt.3 Jl. Raya Pondok Gede RT 01/02 No. 11 Kelurahan Dukuh Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Keputusannya 11 September 2023 kemarin, mengeliminasi nama Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024," kata Said Iqbal seperti dikutip redaksi, Rabu (13/9).


Setidaknya ada dua alasan yang melatarbelakangi putusan Partai Buruh mencoret Anies Baswedan dari daftar dukungan. Pertama, karena Jurubicara Anies, Sudirman Said, dianggap mengobok-obok Serikat Buruh KSPI dan SPM.

Alasan kedua, Said Iqbal menilai Anies tidak amanah. Dia menganggap Anies menusuk kawannya dari belakang, bahkan sebelum menjadi presiden.

"Kawan-kawan berpendapat belum jadi calon presiden saja sudah tidak amanah," tandas Said Iqbal.

Sebelumnya, sesuai hasil Rapat Kerja Nasional Partai Buruh pada 14-17 April 2023 di Jakarta, ada empat nama yang terjaring sebagai bakal calon presiden. Yaitu Ganjar Pranowo, Said Iqbal, Najwa Shihab, dan Anies Baswedan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya