Berita

Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro/Net

Nusantara

Gerindra Jateng Tunggu SK DPP untuk Pilih Pengganti Joko Santoso

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 01:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Belum ada pengganti Joko Santoso yang baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Jawa Tengah.

JokO Santoso dicopot berdasarkan keputusan sidang Majelis Kehormatan Partai (MKP), akibat kasus penganiayaan kepada kader PDIP.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, mengatakan, hasil sidang MKP memang memutuskan untuk memberhentikan Joko Santoso dari posisinya sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Semarang. Saat ini, pihaknya masih menunggu surat resmi turun dari pusat untuk memilih ketua baru.


"Tinggal menunggu legal formalnya dari DPP, nanti kalau sudah ada SK DPP tentang pemberhentian Mas Joko, baru kemudian kita usulkan SK Baru (ketua DPC pengganti)," ungkap Sriyanto kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin (11/9).

Meski demikian, Sriyanto menegaskan jika posisi Joko hingga saat ini masih resmi berstatus sebagai kader Partai Gerindra. Serta posisinya di DPRD Kota Semarang juga masih tetap menjabat.

"Dia (Joko Santoso) masih kader (Gerindra), kinerjanya juga bagus untuk partai. Mas Joko juga sudah menerima (sanksi), ini urusan kepartaian," katanya.

Terkait dengan kejadian tersebut, Sriyanto juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak DPC PDIP Kota Semarang dan berjalan dengan lancar.

Ia berharap dengan adanya kejadian tersebut tidak terlalu dibesar-besarkan dan tidak perlu melebar. Apalagi dari Gerindra dan PDIP berhubungan baik dan tidak terprovokasi.

"Selama ini tidak ada persoalan, di internal juga tidak ada persoalan. Keputusan ini bukti dari Gerindra terhadap anggotanya yang bertindak tidak pas," tandasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya