Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat meninjau ketersediaan stok beras di Kompleks Pergudangan Sunter, Jakarta/Net

Politik

Jawab Kenaikan Beras, Presiden Jokowi: Impor!

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 15:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan impor beras akan dilakukan pemerintah untuk memastikan cadangan stok beras dalam negeri terpenuhi.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat meninjau ketersediaan beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan Kompleks Pergudangan Sunter Timur II, Kelapa Gading, Jakarta.

Presiden Jokowi menegaskan, stok beras dalam negeri pada dasarnya masih normal dan tercukupi.


"Yang di dalam gudang 1,6 juta (ton), dalam perjalanan 400 ribu ton sehingga akan ada stok 2 juta (ton). Stok kita biasanya hanya 1,2 juta, ini kita memiliki 2 juta (ton), sehingga kita tidak usah khawatir,” kata Presiden Jokowi, Senin (11/9).

Meski tercukupi, Presiden menyebut masih perlu impor beras. Selain untuk memastikan cadangan stok aman, impor juga untuk menekan kenaikan harga beras di pasar akibat fenomena El Nino di hampir semua negara.

β€œIni (impor) untuk memastikan kita memiliki cadangan stok. Itu harus untuk menjaga agar tidak terjadi kenaikan. Produksi (dalam negeri) pasti turun karena El Nino, meskipun juga saya lihat angkanya juga tidak banyak,” ujarnya.

Kepala Negara bahkan telah berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin negara untuk mengimpor beras ke Indonesia. Mulai dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet; hingga dengan Presiden Bangladesh, Mohammad Shahabuddin.

"Dengan Perdana Menteri (India) Modi, dengan RRT juga dengan Premier Li. Stok kita sudah banyak, tapi kita tetap masih melihat di mana yang bisa (mengimpor beras). Tidak untuk sekarang, tapi untuk plan tahun depan juga mengantisipasi,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya